
Membangun brand bukan hanya soal logo menarik atau nama yang mudah diingat. Di balik itu, ada langkah strategis yang sering diabaikan pelaku usaha, padahal dampaknya sangat besar bagi keberlangsungan bisnis. Ketika sebuah merek mulai dikenal pasar, risiko peniruan ikut meningkat.
Tanpa perlindungan hukum yang kuat, brand yang Anda bangun bertahun-tahun bisa diambil pihak lain dalam waktu singkat. Di sinilah pentingnya memahami proses pendaftaran merek dagang secara menyeluruh.
Bukan sekadar formalitas, langkah ini menjadi pondasi legal yang melindungi identitas bisnis Anda. Artikel ini membahas tutorial lengkap agar Anda tidak salah langkah sejak awal.
Baca juga: Tutorial Cek Merek HKI Ada di Sini!
Mengapa Pendaftaran Merek Dagang Wajib Dilakukan?
Banyak pelaku usaha beranggapan bahwa selama bisnis berjalan lancar, perlindungan merek bisa menyusul. Pola pikir ini justru berisiko. Di Indonesia, perlindungan hukum atas merek diberikan kepada pihak yang pertama kali mengajukan dan mendaftarkan merek tersebut secara resmi.
Artinya, pihak yang lebih dulu mendaftarkan merek secara sah akan diakui secara hukum, bukan pihak yang lebih dulu memakai. Dari sisi bisnis, pendaftaran merek dagang memberi kepastian hukum atas identitas usaha.
Anda memiliki hak eksklusif untuk menggunakan nama dan logo tersebut dalam kegiatan komersial. Jika terjadi peniruan, Anda tidak hanya bisa mengajukan keberatan, tetapi juga menempuh jalur hukum dengan dasar yang kuat.
Selain itu, merek terdaftar meningkatkan kepercayaan mitra, investor, dan konsumen. Brand yang memiliki status hukum jelas terlihat lebih profesional dan kredibel. Hal ini sangat berpengaruh ketika Anda ingin memperluas pasar, membuka kerja sama, atau mengembangkan bisnis ke skala nasional bahkan internasional.
Tutorial Pendaftaran Merek Dagang secara Mandiri
Melakukan pendaftaran secara mandiri sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, selama Anda memahami alurnya dengan benar. Kunci utamanya terletak pada persiapan dan ketelitian saat mengisi permohonan.
1. Tahapan Persiapan Pendaftaran Merek Dagang

Tahapan persiapan pendaftaran merek dagang kerap dianggap sepele oleh pelaku usaha, padahal fase ini sangat krusial karena menentukan kelengkapan data, ketepatan kelas, serta potensi diterima atau ditolaknya permohonan sejak awal oleh otoritas terkait sesuai ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.
- Memastikan Merek Dagang Bersifat Unik
Langkah pertama adalah memastikan bahwa merek yang akan Anda gunakan tidak memiliki kesamaan dengan merek lain yang sudah terdaftar. Kesamaan tidak hanya dilihat dari nama, tetapi juga bunyi, penulisan, dan unsur visual. Anda bisa melakukan penelusuran awal melalui basis data Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) untuk meminimalkan risiko penolakan.
- Menentukan Kelas Barang atau Jasa
Setiap merek harus didaftarkan sesuai dengan kelas barang atau jasa yang relevan. Penentuan kelas ini sangat penting karena perlindungan merek hanya berlaku pada kelas yang didaftarkan. Kesalahan memilih kelas dapat membuat merek Anda tidak terlindungi secara optimal.
- Siapkan Dokumen Pendaftaran
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi identitas pemohon, contoh merek, serta surat pernyataan kepemilikan merek. Untuk badan usaha, pastikan seluruh dokumen legal perusahaan sudah sesuai dan masih berlaku.
2. Tahapan Proses Pendaftaran Merek Dagang

Tahapan proses pendaftaran merek dagang dimulai setelah seluruh persiapan dinyatakan matang, di mana Anda dapat melanjutkan pengajuan secara online melalui sistem resmi, mengisi data secara teliti, melampirkan dokumen pendukung, serta memastikan seluruh informasi sesuai ketentuan agar proses berjalan lancar.
- Buat Akun DJKI
Pendaftaran dilakukan melalui sistem resmi DJKI. Anda perlu membuat akun dengan data yang valid agar proses administrasi berjalan lancar.
- Login dan Isi Formulir Permohonan
Formulir harus diisi secara lengkap dan akurat. Pastikan tidak ada kesalahan penulisan nama merek, pemilik, maupun deskripsi barang atau jasa.
- Pilih Kelas Barang atau Jasa
Pada tahap ini, Anda kembali memastikan bahwa kelas yang dipilih sudah sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan. Pilihan yang tepat akan menghindarkan Anda dari celah hukum di kemudian hari.
- Upload Dokumen Persyaratan
Unggah seluruh dokumen pendukung sesuai ketentuan sistem. Pastikan kualitas file jelas dan mudah dibaca agar tidak menghambat proses verifikasi.
- Lakukan Pembayaran Biaya Pendaftaran
Setelah seluruh data dinyatakan lengkap, sistem akan menerbitkan kode pembayaran. Simpan bukti pembayaran sebagai arsip penting.
3. Tahapan Setelah Proses Pendaftaran

Banyak pemohon beranggapan bahwa proses pendaftaran telah selesai setelah melakukan pembayaran, padahal masih terdapat sejumlah tahapan lanjutan yang krusial, seperti pemeriksaan administrasi dan substantif, yang sangat menentukan apakah merek akan disetujui atau justru ditolak.
- Verifikasi Administrasi
Petugas akan memeriksa kelengkapan dan kesesuaian data. Apabila terdapat kekurangan atau ketidaksesuaian, pemohon akan mendapatkan pemberitahuan untuk melengkapi atau memperbaiki data dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.
- Pengumuman
Merek yang lolos administrasi akan diumumkan kepada publik. Pada fase ini, pihak lain memiliki kesempatan mengajukan keberatan jika merasa memiliki kepentingan hukum atas merek tersebut.
- Verifikasi Substantif
Tahap ini menilai apakah merek memenuhi unsur pembeda dan tidak melanggar ketentuan hukum. Jika lolos, merek akan didaftarkan dan Anda memperoleh sertifikat resmi.
2 Cara Pendaftaran Merek Dagang
Cara pendaftaran merek dagang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing pelaku usaha, karena setiap bisnis memiliki tingkat kesiapan, sumber daya, serta tujuan berbeda, sehingga tersedia dua pendekatan yang dapat dipilih sesuai kapasitas dan strategi pengelolaan usaha Anda.
1. Daftar secara Mandiri

Cara ini cocok bagi Anda yang ingin memahami alur pendaftaran secara langsung, mempelajari setiap tahapan hukum yang berlaku, serta memiliki waktu cukup untuk mengurus proses administrasi secara mandiri tanpa bergantung pada pihak ketiga.
Biaya pendaftaran relatif lebih terjangkau, namun metode ini menuntut ketelitian tinggi dalam pengisian data dan pemilihan kelas. Kesalahan kecil, seperti dokumen tidak lengkap atau deskripsi keliru, berpotensi menyebabkan penolakan dan proses harus diulang.
2. Menggunakan Jasa Pendaftaran Merek Dagang

Bagi pelaku usaha yang ingin fokus mengembangkan bisnis tanpa terganggu urusan administratif, menggunakan jasa profesional menjadi pilihan realistis karena seluruh proses ditangani secara sistematis, terarah, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pendampingan dari pihak berpengalaman membantu meminimalkan risiko kesalahan sejak tahap awal, mempercepat proses pengajuan, serta memberikan strategi perlindungan merek yang lebih komprehensif, sehingga pemilik usaha merasa lebih aman dan percaya diri.
Baca juga: Pentingnya Mendaftar Merek Dagang HKI
Perlu Bantuan Jasa Pendaftaran Merek Dagang HKI? Konsultasikan bersama Legal Kreatif
Mengurus pendaftaran merek dagang bukan hanya soal mengisi formulir. Ada analisis hukum hingga antisipasi risiko yang membutuhkan pemahaman tim ahli. Legal Kreatif hadir sebagai mitra yang memahami kebutuhan pelaku usaha di berbagai sektor, dari UMKM hingga perusahaan berkembang.
Dengan pendampingan yang tepat, Anda tidak hanya mendapatkan sertifikat merek, tetapi juga ketenangan dalam menjalankan bisnis. Perlindungan brand menjadi aset jangka panjang yang nilainya terus bertambah seiring pertumbuhan usaha Anda.
Jika Anda ingin proses yang lebih aman, efisien, dan tanpa ribet, konsultasikan kebutuhan HKI Anda bersama Legal Kreatif sekarang juga.


