Apa Itu Akuisisi

Apa Itu Akuisisi? Berikut Penjelasan Jenis-Jenis dan Manfaatnya

Apa Itu Akuisisi

Dalam dunia bisnis yang dinamis, pernahkah Anda mendengar istilah akuisisi? Apa itu akuisisi? Secara sederhana, akuisisi adalah proses pengambilalihan kepemilikan atau pengendalian atas saham atau aset suatu perusahaan oleh perusahaan lain. 

Fenomena ini semakin sering terjadi, terutama dalam era digital di mana perusahaan besar mengakuisisi startup demi memperkuat posisi pasar mereka. Tidak sedikit pula keuntungan dan tantangan yang menyertai langkah strategis ini dalam perjalanan bisnis.​

Memahami arti akuisisi penting bagi siapa saja yang berkecimpung dalam bisnis maupun yang memiliki ketertarikan dengan dunia usaha. Saat ini, semakin banyak perusahaan yang menggunakan akuisisi sebagai strategi ekspansi atau diversifikasi usaha. 

Artikel ini akan mengajak Anda untuk menelaah secara mendalam apa itu akuisisi, jenis-jenisnya, manfaatnya, serta mengupas proses dan contoh nyata di dunia bisnis.​

Baca juga: Kenali Ciri-Ciri Perusahaan Perseorangan yang Jadi Pembeda dari Usaha Lain

Apa itu Akuisisi?

Dalam istilah bahasa, akuisisi berasal dari kata Latin acquisitio dan istilah Inggris acquisition, yang artinya adalah memperoleh atau mendapatkan sesuatu. Dalam ranah bisnis, ini berarti sebuah perusahaan membeli sebagian besar atau seluruh saham perusahaan lain sehingga pengendalian perusahaan tersebut berpindah ke perusahaan pembeli. 

Meski demikian, perusahaan yang diakuisisi tetap eksis sebagai badan hukum terpisah dan menjalankan aktivitas usahanya.​ Akuisisi dapat dilakukan secara langsung dengan membeli saham atau aset, atau tidak langsung melalui pengendalian manajemen. 

Pendekatan ini biasanya diawali dengan kesepakatan antara pihak pembeli dan penjual, namun dalam beberapa kasus bisa juga terjadi tanpa persetujuan yang jelas melalui cara-cara seperti proxy vote. Intinya, akuisisi merupakan perpindahan kendali yang strategis bagi perusahaan pembeli untuk mengoptimalkan sumber daya dan pasar.​

Jenis-jenis Akuisisi

Secara garis besar, akuisisi terbagi menjadi beberapa jenis, masing-masing dengan karakteristik dan tujuan yang berbeda. Mengetahui jenis-jenis ini membantu Anda memahami bagaimana strategi bisnis dijalankan dalam konteks pengambilalihan perusahaan.

1. Akuisisi Horizontal

Apa Itu Akuisisi

Jenis akuisisi horizontal terjadi ketika suatu perusahaan membeli atau mengakuisisi perusahaan lain yang bergerak di industri yang sama. Langkah ini umumnya dilakukan untuk memperluas pangsa pasar, memperkuat posisi kompetitif, serta meningkatkan efisiensi operasional dengan menggabungkan sumber daya, teknologi, dan jaringan distribusi yang sudah dimiliki kedua perusahaan.

Contohnya, perusahaan teknologi besar dapat mengakuisisi startup yang menawarkan produk serupa untuk memperluas jangkauan dan mengurangi tingkat persaingan di pasar. Strategi ini tidak hanya memperbesar dominasi bisnis, tetapi juga membuka peluang inovasi baru yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan di sektor industri terkait.

2. Akuisisi Vertikal

Apa Itu Akuisisi

Akuisisi vertikal terjadi ketika suatu perusahaan mengambil alih perusahaan lain yang berada dalam rantai pasokan atau distribusi yang sama. Tujuan utama strategi ini adalah untuk mengontrol alur produksi, distribusi, serta meningkatkan efisiensi operasional sehingga perusahaan dapat menekan biaya dan menjaga kualitas produk secara optimal.

Sebagai contoh, perusahaan manufaktur dapat mengakuisisi pemasok bahan baku atau distributor produknya sendiri untuk memperkuat kendali terhadap rantai nilai. Dengan akuisisi vertikal, perusahaan memiliki kesempatan lebih besar dalam mengatur harga, meningkatkan kecepatan produksi, dan menjaga stabilitas pasokan di pasar.

3. Akuisisi Konglomerat

Apa Itu Akuisisi

Akuisisi konglomerat merupakan jenis akuisisi yang terjadi antara dua perusahaan yang bergerak di bidang usaha berbeda. Tujuan utamanya adalah melakukan diversifikasi bisnis agar perusahaan tidak bergantung pada satu sektor saja, sehingga dapat memperkuat stabilitas keuangan dan meningkatkan peluang pertumbuhan jangka panjang.

Melalui akuisisi konglomerat, perusahaan dapat meminimalisasi risiko apabila salah satu lini bisnis mengalami penurunan kinerja. Selain itu, strategi ini juga membuka peluang ekspansi ke pasar baru, memperluas portofolio produk, serta menciptakan sinergi antar industri yang dapat meningkatkan daya saing secara keseluruhan. 

4. Akuisisi secara Finansial

Apa Itu Akuisisi

Akuisisi finansial adalah jenis akuisisi yang dilakukan oleh investor atau perusahaan investasi dengan tujuan utama memperoleh keuntungan finansial. Dalam strategi ini, pihak pengakuisisi biasanya membeli perusahaan yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan atau direstrukturisasi agar menghasilkan profit yang lebih tinggi.

Setelah akuisisi dilakukan, investor umumnya melakukan pengelolaan ulang terhadap operasional dan manajemen perusahaan tersebut. Langkah ini bertujuan meningkatkan efisiensi, memperbaiki kinerja keuangan, serta menaikkan nilai perusahaan sebelum dijual kembali atau digabungkan dengan bisnis lain untuk memperoleh hasil investasi maksimal. 

5. Akuisisi secara Strategis

Apa Itu Akuisisi

Akuisisi strategis merupakan jenis akuisisi yang dilakukan berdasarkan tujuan tertentu, seperti memperluas jangkauan pasar, memperoleh teknologi unggulan, atau memperkuat posisi kompetitif. Langkah ini sering diambil oleh perusahaan yang ingin tumbuh lebih cepat melalui sinergi dan integrasi dengan bisnis yang sudah mapan.

Melalui akuisisi strategis, perusahaan dapat mengakses sumber daya baru, meningkatkan inovasi produk, serta memperluas basis pelanggan di wilayah atau segmen pasar berbeda. Strategi ini juga membantu perusahaan mempercepat transformasi digital, memperkuat merek, dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan di tengah persaingan bisnis global. 

Manfaat untuk Perusahaan

Melakukan akuisisi menawarkan beragam keuntungan yang dapat meningkatkan posisi kompetitif perusahaan. Pertama, akuisisi memungkinkan perusahaan untuk memperluas pangsa pasarnya secara signifikan. 

Hal ini berdampak pada peningkatan pendapatan dan kekuatan tawar dalam industri. Selain itu, akuisisi memungkinkan integrasi teknologi atau sumber daya manusia yang dapat mempercepat inovasi dan efisiensi operasional.

Kedua, dari sisi keuangan, akuisisi bisa meningkatkan nilai perusahaan melalui sinergi usaha dan pengurangan biaya duplikasi. Dengan menggabungkan dua entitas, perusahaan bisa mengoptimalisasi aset yang ada dan membuka peluang usaha baru yang lebih luas. Namun, proses integrasi pasca akuisisi memerlukan perencanaan matang agar manfaat tersebut bisa terealisasi maksimal.​

Proses dan Faktor yang Perlu Diperhatikan

Melakukan akuisisi bukanlah hal sederhana, ada beberapa tahap dan pertimbangan yang harus dilalui agar langkah tersebut berhasil. Prosesnya biasanya diawali dengan seleksi dan penilaian perusahaan yang akan diakuisisi. 

Analisis mendalam terhadap aspek keuangan, legalitas, hingga budaya perusahaan sangat penting untuk menghindari risiko di masa depan. Selanjutnya, jika negosiasi berjalan lancar, kedua pihak membuat kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak akuisisi. 

Setelah itu, proses integrasi dilakukan dengan menggabungkan sumber daya dan sistem manajemen agar tercipta sinergi yang efektif. Perusahaan pembeli juga harus siap menghadapi tantangan seperti resistensi karyawan dan perubahan struktur organisasi.​

Baca juga: Panduan Pendaftaran Merek Dagang untuk Melindungi Bisnis secara Legal

Jasa Pendirian Badan Usaha Legal Kreatif

Jika Anda tertarik membangun perusahaan yang kuat dan berpotensi berkembang melalui akuisisi atau strategi bisnis lainnya, Legal Kreatif siap membantu. Kami menawarkan jasa pendirian badan usaha yang legal dan sesuai regulasi terbaru, memastikan bisnis Anda memiliki fondasi hukum yang kokoh.

Tidak hanya pendirian, Legal Kreatif juga memberikan konsultasi legal lengkap dan solusi terbaik agar perusahaan Anda bisa tumbuh dan bersaing secara profesional. Jangan ragu untuk menghubungi kami dan wujudkan impian bisnis Anda dengan pondasi yang tepat dan terpercaya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *